Shanghai (Gasgoo)- Pada 11 Maret 2025 waktu setempat, merek Geely memperkenalkan SUV listrik sepenuhnya yang berorientasi global, Geely EX5 (dikenal sebagai Geely Galaxy E5 di Tiongkok), ke pasar Australia dan Selandia Baru, sekaligus meluncurkan merek pengguna luar negeri barunya, "GEELY·GO", menurut unggahan di akun WeChat Geely Auto Group.
Ekspansi ini menandai tonggak penting dalam strategi global Geely Auto Group, saat perusahaan memperdalam kehadirannya di pasar kendaraan setir kanan, dan memperkuat jaringan produk serta distribusinya di lima benua.
Australia dan Selandia Baru, yang dikenal dengan budaya otomotif yang kuat, kondisi berkendara yang beragam, dan konsumen yang cermat, dengan cepat mengadopsi kendaraan listrik. Dengan adopsi kendaraan listrik (EV) yang meningkat pesat, pembeli lokal memiliki ekspektasi tinggi terhadap performa berkendara, keberlanjutan, dan teknologi mutakhir, menjadikan wilayah ini sebagai tempat uji coba utama untuk kendaraan energi baru (NEV).
Sebagai model NEV pertama Geely yang berorientasi global, Geely EX5, yang menggunakan GEA (Global Intelligent Electric Architecture), mengintegrasikan teknologi Baterai Pendek Aegis, struktur CTB (baterai-ke-bodi), dan sistem penggerak listrik cerdas 11-dalam-1 yang canggih, selaras dengan permintaan pasar lokal.
Setelah sebelumnya memasuki Indonesia dan Thailand, di mana berhasil mendapatkan lebih dari 1.000 unit pesanan, kehadiran Geely EX5 di Australia dan Selandia Baru tidak hanya mempercepat tujuan Geely untuk mencapai lebih dari 20 pasar global utama, tetapi juga memperkuat komitmennya terhadap segmen kendaraan setir kanan, semakin memperluas pengaruh globalnya.
Bersamaan dengan peluncuran Geely EX5, merek Geely memperkenalkan "GEELY·GO," sebuah ekosistem global berbasis komunitas yang dirancang untuk menghubungkan pengguna lintas batas dan mendorong pengalaman kepemilikan yang terlibat.
Saat ini, merek Geely telah beroperasi di lebih dari 80 negara dan wilayah, dengan penjualan luar negerinya melampaui 400 ribu kendaraan pada 2024, meningkat 53% dari tahun ke tahun, mencetak rekor baru secara tahunan.
Ekspansi ke Australia dan Selandia Baru berfungsi sebagai terobosan strategis, memperkuat cakupan pasar Geely yang komprehensif di Asia, Eropa, Afrika, Amerika Selatan, dan Oseania. Setelah mendirikan anak perusahaan regional di Australia tahun lalu, merek Geely secara aktif mengintegrasikan dealer lokal, pemasok, dan mitra strategis untuk merespons tren pasar dengan lebih gesit.
Ke depan, merek Geely berencana meluncurkan enam model kendaraan tambahan berbasis platform GEA untuk mencakup berbagai segmen pasar di Australia dan Selandia Baru. Merek ini bertujuan memperluas jaringan dealernya dari 24 lokasi saat ini menjadi lebih dari 100, semakin meningkatkan cakupan penjualan dan layanan di area komersial inti.
CEO Geely Auto Group Gan Jiayue menekankan bahwa 2024 menandai titik awal visi Geely 2030, dengan rencana untuk lebih memperluas ke Inggris, Brasil, dan Afrika Selatan dalam waktu dekat. Pada akhir 2025, grup ini bertujuan menambah lebih dari 300 outlet penjualan dan layanan baru di seluruh dunia, membawa jaringan dealer globalnya menjadi lebih dari 1.100 lokasi.